Katak rawa ( Pelophylax ridibundus ) adalah spesies katak terbesar di Eropa dan sengaja diperkenalkan ke Inggris pada pertengahan tahun 1930-an. Katak rawa sekarang sebagian besar ditemukan di Inggris bagian tenggara, setelah menyebar dari lokasi introduksi aslinya di Kent ke wilayah sekitarnya. Populasi lainnya dapat ditemukan di Essex, Norfolk, Devon, Bristol, Cornwall, dan Isle of Wight. Penelitian masih terus dilakukan untuk menentukan apakah katak rawa menimbulkan ancaman bagi satwa liar asli atau tidak.
Katak Rawa (Pelophylax ridibundus)
Sejarah Alam
Katak rawa memiliki suara khas yang terdengar seperti tawa; katak jantan menghasilkan suara ini dari dua kantung vokal di kedua sisi mulutnya. Warnanya bervariasi, tetapi umumnya cenderung hijau atau cokelat dengan dua lipatan dorsolateral yang membentang dari belakang mata hingga punggungnya. Katak rawa dapat mencapai panjang maksimal dari moncong hingga kloaka hingga 17 sentimeter, tetapi sebagian besar individu berukuran lebih kecil. Kepalanya proporsional besar dan kaki belakangnya panjang, yang memberi mereka kemampuan melompat yang sangat baik.
Karena kemampuan beradaptasi dan nafsu makannya yang rakus, katak rawa merupakan spesies amfibi pendatang yang paling banyak dan bermasalah di Inggris. Biasanya spesies ini dapat ditemukan di rawa-rawa asin atau berjemur di sepanjang saluran irigasi pertanian. Kedua area ini kurang dimanfaatkan oleh spesies amfibi asli. Katak rawa mampu memanfaatkan ekosistem ini karena kemampuannya untuk mentolerir air payau dan polusi, yang tidak dapat dilakukan oleh spesies amfibi asli.
Katak rawa dapat menjadi mangsa penting bagi ular rumput ( Natrix helvetica ); ukurannya yang besar dan perilaku berjemurnya menjadikannya target yang sempurna bagi ular tersebut.
Katak rawa berjemur di hari yang cerah
Dampak
Dampak utama katak rawa terhadap spesies asli Inggris saat ini belum diketahui, tetapi kemungkinan termasuk predasi serta bertindak sebagai vektor penyakit. Terdapat beberapa kontroversi seputar sejauh mana dampak katak rawa terhadap amfibi asli, tetapi perdebatan masih berlanjut. Sebagian besar populasi yang diketahui telah ditemukan memperluas wilayah jelajahnya. Pelepasan dan penyebaran lebih lanjut spesies ini ilegal berdasarkan Undang-Undang Satwa Liar dan Pedesaan 1981.
Dahulu, katak rawa dianggap sebagai penyebab kepunahan katak biasa (Rana temporaria) di daerah seperti Kent dan Sussex. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa katak rawa telah mengkolonisasi habitat marginal yang sebelumnya dihuni oleh katak biasa, bukan mengusir mereka dari area utama. Penurunan jumlah populasi katak biasa juga dikaitkan dengan predasi oleh kadal air berjambul besar (Triturus cristatus) dan bukan oleh katak rawa. Kadal air berjambul besar adalah spesies kadal air terbesar dari tiga spesies kadal air yang ditemukan di Inggris.
Ini semua menarik tetapi tidak sepenuhnya tidak terduga karena kedua spesies katak tersebut hidup berdampingan di seluruh benua Eropa di daerah tempat mereka berdua merupakan spesies asli. Di daerah di mana kadal air berjambul besar tidak ada, katak rawa kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih langsung terhadap spesies amfibi asli.
Katak rawa memiliki kemampuan untuk berhibridisasi dengan katak kolam ( P. lessonae ) yang berkerabat dekat. Hal ini dapat memengaruhi katak kolam asli dari klade utara yang diperkenalkan kembali jika wilayah sebaran mereka, atau wilayah sebaran katak rawa, meluas hingga menciptakan zona kontak. Hal ini berpotensi terjadi di Norfolk, tempat katak kolam telah diperkenalkan kembali ke beberapa lokasi penting.
Katak rawa dikenal sebagai vektor jamur chytrid ( Batrachochytrium dendrobatidis ), penyebab penyakit amfibi chytridiomycosis, yang telah menyebabkan kepunahan sejumlah besar amfibi. Sejauh ini dampak penyakit ini di Eropa masih terbatas, tetapi jika populasi amfibi sudah tertekan dan terinfeksi, penurunan populasi dapat terjadi.
Penulisnya adalah Steven Allain.
Kesimpulan
Saat cuaca menghangat, Anda mungkin akan mendengar atau melihat katak rawa jika Anda berada di wilayah yang tepat. Meskipun pada waktu lain dalam setahun mereka cenderung bersembunyi, di musim semi mereka cenderung menunjukkan keberadaan mereka.
Jika Anda menduga telah menemukan katak rawa atau amfibi atau reptil lainnya, harap laporkan ke Record Pool. Masukan Anda dapat membantu kami untuk lebih memahami tentang distribusi katak rawa dan dampaknya.

