SAVE THE FROGS! Ghana (STF! Ghana), bekerja sama dengan anggota lain dari Koalisi LSM Melawan Pertambangan di Atewa (CONAMA), telah mengajukan petisi kepada Parlemen Ghana sebagai bagian dari upaya untuk memblokir operasi penambangan bauksit pemerintah yang akan segera dilakukan di Cagar Hutan Atewa Range (Atewa). Petisi kami menyerukan peran pengawasan dan musyawarah parlemen untuk memastikan bahwa pemerintah beroperasi dalam batasan hukum setempat dan perjanjian yang mengikat secara internasional seperti Konvensi Keanekaragaman Hayati. Petisi kami diterima oleh pemimpin mayoritas Parlemen, Yang Terhormat Osei Kyei-Mensah-Bonsu, yang meyakinkan kami bahwa isi petisi kami akan dipelajari dengan cermat.

Pada awal Juni 2019, kabar datang dari perwakilan lokal bahwa jalan akses sedang dibangun di Atewa, rumah bagi populasi terakhir yang masih bertahan dari Katak Licin Togo ( Conraua derooi ) yang terancam punah dan beberapa spesies tumbuhan dan hewan endemik serta terancam lainnya. Perkembangan ini mendorong CONAMA untuk mengeluarkan pernyataan pers bersama dengan kelompok lokal, Warga Peduli Lanskap Atewa, yang menyerukan kepada pemerintah untuk menghentikan operasi ekstraksi dan beralih ke bisnis yang lebih ramah lingkungan untuk mengamankan layanan ekosistem seperti penyediaan air bagi lebih dari 5 juta warga Ghana. Namun, pemerintah terus bertindak secara tertutup, menolak untuk mengadakan diskusi dengan kami, atau menerima saran kami yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan untuk pembentukan Taman Nasional Atewa.

Para aktivis kampanye Selamatkan Atewa bersama anggota Parlemen.

Aksi protes untuk menyelamatkan Bukit Atewa dari penambangan bauksit.
Seruan dari beberapa pihak lain (termasuk IUCN, Kedutaan Besar AS, dan Dewan Kristen Ghana) kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keputusan penambangan semuanya gagal membuahkan hasil positif. Oleh karena itu, petisi ini diajukan untuk memastikan bahwa semua jalur sipil yang tersedia telah kami jelajahi.


Kampanye di Atewa Hills mendapat publisitas media.
Gerakan ini didukung oleh sebagian besar pemangku kepentingan lokal termasuk komunitas marginal, organisasi masyarakat sipil, mahasiswa dari SAVE THE FROGS! UCAES dan beberapa selebritas termasuk Presiden Serikat Musisi Ghana, Bice Osei Kuffour.

Aktivitas penggunaan buldoser di Atewa, pertengahan 2019.


Ketua Serikat Musisi Ghana ikut serta dalam protes di Atewa.
Baca Petisinya
Kunjungi
SAVE THE FROGS! Afrika Beranda
Pelajari semua tentang SAVE THE FROGS! Africa dan ikut serta!

SAVE THE FROGS! Karya seni Afrika oleh Dr. Kerry Kriger , dibuat di Midjourney







