Membela Lingkungan Hidup Berarti Membela Kebebasan Manusia
Ketika lingkungan runtuh, manusia kehilangan kebebasannya.
Kita sering berbicara tentang perlindungan lingkungan dalam hal menyelamatkan spesies, melestarikan keanekaragaman hayati, melindungi ekosistem. Semua itu benar dan sangat penting. Tetapi ada cara lain untuk memikirkan kerusakan lingkungan yang mungkin lebih menggugah: keruntuhan lingkungan adalah kehancuran kebebasan manusia.
SAVE THE FROGS! percaya bahwa ekosistem yang sehat dan demokrasi yang sehat tidak dapat dipisahkan. Itulah mengapa Million Frog March ada. Demokrasi memastikan kita memiliki hak untuk bersuara demi lingkungan. Dan lingkungan yang sehat memberi kita kebebasan yang kita butuhkan untuk memastikan keberlanjutan demokrasi kita.

Gambar katak di atas karya Nick Gustafson, seorang penggemar katak yang berbasis di Portland. Ngomong-ngomong soal Portland, jangan lupa baca artikel kami tentang Portland Frogs .
Ketika lingkungan mengalami degradasi, inilah yang hilang dari masyarakat:
Kebebasan untuk Mandiri
Bayangkan Anda tidak lagi bisa menanam makanan di kebun Anda karena tanahnya terkontaminasi atau iklimnya terlalu tidak stabil. Anda tidak bisa memanen buah-buahan dan kacang-kacangan liar dari hutan karena sudah hilang. Perikanan dan perburuan tidak lagi memungkinkan karena populasi telah runtuh.
Ini bukanlah kemewahan. Bagi jutaan orang, ini adalah keterampilan bertahan hidup. Ini adalah kebebasan. Kebebasan untuk memberi makan keluarga Anda. Kebebasan untuk mencukupi kebutuhan sendiri tanpa bergantung pada sistem pangan korporat atau program pemerintah. Kebebasan untuk mengetahui dari mana makanan Anda berasal.
Ketika lingkungan runtuh, kebebasan itu pun ikut runtuh. Anda menjadi bergantung. Anda kehilangan otonomi. Anda kehilangan penentuan nasib sendiri.
Kebebasan Rekreasi di Luar Ruangan
Anak-anak seharusnya bisa bermain di luar. Orang dewasa seharusnya bisa mendaki di hutan, memancing di sungai, berkemah di bawah bintang-bintang. Ini bukan sekadar rekreasi—ini adalah kebebasan. Ini adalah kebebasan untuk menghabiskan waktu di alam, untuk menemukan ketenangan, untuk menggerakkan tubuh, untuk merasakan kekaguman.
Ketika lingkungan memburuk, kebebasan itu lenyap. Kualitas udara menjadi berbahaya. Air menjadi tercemar . Hutan terbakar. Sungai mengering. Rekreasi di luar ruangan menjadi tidak mungkin atau hanya kemewahan yang mampu dibeli oleh orang kaya. Orang miskin terperangkap di dalam ruangan, terperangkap di lingkungan yang tercemar, terperangkap tanpa akses ke alam.
Kebebasan dari Bencana Iklim
Anda berhak untuk tinggal di rumah tanpa rasa takut terus-menerus akan kehancuran. Anda berhak untuk merencanakan masa depan. Anda berhak atas kehidupan yang tidak didominasi oleh bencana lingkungan.
Perubahan iklim merampas semua itu. Kekeringan membuat pertanian mustahil dan air menjadi langka. Banjir menghancurkan rumah dan komunitas. Tornado meratakan kota-kota. Badai besar menggusur ratusan ribu orang. Kebakaran hutan memaksa evakuasi dan membakar seluruh wilayah hingga menjadi abu.
Ketika bencana-bencana ini melanda—dan semakin sering dan intens—masyarakat kehilangan kebebasan untuk tetap tinggal di rumah, tetap berada di komunitas, dan merencanakan hidup. Mereka terpaksa mengungsi atau menderita. Mereka terpaksa membangun kembali berulang kali. Mereka terpaksa menerima intervensi dan jatah pemerintah selama keadaan darurat. Ini bukan kebebasan.
Kebebasan Kesempatan Ekonomi
Ketika lingkungan runtuh, seluruh perekonomian ikut runtuh. Masyarakat nelayan kehilangan mata pencaharian mereka ketika populasi ikan anjlok. Daerah pertanian menjadi tidak mampu menghasilkan tanaman karena kekeringan atau banjir. Masyarakat adat kehilangan akses ke tanah leluhur dan cara hidup tradisional mereka.
Kaum muda di komunitas-komunitas ini menghadapi pilihan yang mustahil: tetap tinggal dan tidak memiliki masa depan ekonomi, atau pergi—meninggalkan rumah, budaya, dan keluarga mereka. Ini bukanlah kebebasan. Ini adalah penggusuran. Ini adalah penghapusan seluruh cara hidup.
Kebebasan Kesehatan dan Keselamatan
Anda berhak menghirup udara bersih; minum air yang aman; hidup tanpa terus-menerus terpapar polusi, racun, dan bahaya lingkungan.
Keruntuhan lingkungan merampas hal itu. Polusi udara menyebabkan penyakit pernapasan. Kontaminasi air menyebabkan kanker dan kerusakan neurologis. Polusi plastik mer渗透 ke setiap ekosistem dan setiap tubuh. Limpasan kimia menciptakan zona mati. Pestisida dan herbisida merusak kesehatan manusia.
Dan dampak-dampak ini tidak merata. Masyarakat berpenghasilan rendah menanggung beban terberat. Orang-orang yang tinggal di dekat kilang minyak, pabrik, dan tempat pembuangan sampah. Mereka minum air yang terkontaminasi. Mereka menghirup udara yang tercemar. Anak-anak mereka lebih rentan terkena asma. Ini adalah ketidakadilan lingkungan. Ini adalah pencurian kesehatan dan kebebasan.

Karya seni katak yang lebih indah lagi oleh Nick Gustafson, yang memenangkan Kontes Seni SAVE THE FROGS! .
Koneksi Demokrasi
Di sinilah letak keseriusannya: ketika orang kehilangan kebebasan lingkungan, mereka menjadi rentan terhadap otoritarianisme.
Sepanjang sejarah, rezim otoriter mengeksploitasi krisis lingkungan untuk mengkonsolidasikan kekuasaan. Mereka mendeklarasikan keadaan darurat, membatasi pergerakan, mengendalikan sumber daya, dan menekan perbedaan pendapat. Ketika orang-orang putus asa—berjuang untuk bertahan hidup, bersaing memperebutkan sumber daya yang langka, mengungsi akibat bencana—mereka lebih rela menukar kebebasan dengan keamanan. Mereka lebih rentan terhadap politik otoriter. Mereka lebih cenderung meninggalkan prinsip-prinsip demokrasi.
Sebaliknya, demokrasi yang sehat bergantung pada kemampuan rakyat untuk bertindak. Demokrasi yang sehat bergantung pada kemampuan rakyat untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri, mengakses air bersih, menghirup udara bersih, bergerak bebas, dan merencanakan masa depan. Ketika kerusakan lingkungan menghilangkan kemampuan tersebut, demokrasi menjadi rapuh.
Inilah mengapa kami mengatakan: ekosistem yang sehat membutuhkan demokrasi yang sehat, dan demokrasi yang sehat membutuhkan ekosistem yang sehat. Ini bukan pertarungan yang terpisah. Ini adalah pertarungan yang sama.

Degradasi Demokrasi dan Lingkungan Hidup Sedang Terjadi Sekarang
Kita tidak perlu membayangkan masa depan di mana keruntuhan lingkungan mengancam kebebasan. Kita sedang mengalaminya sekarang.
Masyarakat adat kehilangan tanah leluhur mereka akibat deforestasi dan eksploitasi sumber daya alam. Komunitas nelayan kehilangan mata pencaharian dan budaya mereka karena populasi ikan menurun drastis. Petani kehilangan kemampuan untuk menanam tanaman karena iklim menjadi tidak stabil. Masyarakat mengungsi akibat badai, kebakaran hutan, dan banjir. Polusi udara dan air membahayakan kesehatan dan memperpendek umur, terutama di komunitas berpenghasilan rendah.
Dan seiring memburuknya krisis lingkungan, kita menyaksikan peningkatan otoritarianisme. Kita melihat pemerintah menggunakan bencana iklim sebagai pembenaran untuk kekuasaan darurat. Kita melihat sumber daya dikendalikan oleh pemerintah dan korporasi, bukan oleh masyarakat. Kita melihat perbedaan pendapat ditekan atas nama keamanan.
Ini bukan kebetulan. Keruntuhan lingkungan dan hilangnya kebebasan berjalan beriringan.

Seni katak polusi karya Nick Gustafson.
Perlindungan Lingkungan Adalah Perlindungan Kebebasan
Ketika kita berbicara tentang membela demokrasi, kita tidak hanya berbicara tentang hak pilih atau kebebasan berbicara. Kita berbicara tentang kebebasan untuk hidup bermartabat. Kebebasan untuk menanam makanan dan mencukupi kebutuhan pangan kita sendiri. Kebebasan untuk menghirup udara bersih dan minum air bersih. Kebebasan untuk mengakses ruang terbuka. Kebebasan untuk hidup tanpa rasa takut terus-menerus akan bencana alam.
Kita berbicara tentang hak untuk menentukan nasib sendiri. Hak untuk menghidupi keluarga. Hak untuk tetap tinggal di komunitas Anda. Hak untuk mempertahankan budaya dan tradisi Anda.
Perlindungan lingkungan adalah perlindungan kebebasan. Selalu demikian.

Pawai Sejuta Katak
Million Frog March adalah sebuah pertemuan untuk membela demokrasi dan lingkungan secara bersamaan. Karena Anda tidak dapat membela yang satu tanpa membela yang lainnya.
Anda dapat bergabung dengan kami di Washington DC atau menyelenggarakan acara di komunitas Anda . Hubungi kelompok lingkungan, organisasi demokrasi, dan kelompok hak-hak sipil setempat. Beri tahu mereka: keruntuhan lingkungan merupakan ancaman bagi kebebasan.
Sebarkan pesan ini. Bantu orang lain memahami keterkaitannya. Ini tentang kebebasan manusia, martabat, masa depan katak, DAN masa depan demokrasi.
Bersama, kita bisa membela keduanya. Bersama, kita tidak akan dibungkam—begitu pula katak-katak itu. 🐸
Katak-katak semakin menghilang. Dan bersama mereka, kebebasan manusia pun ikut lenyap. Tetapi belum terlambat. Kita masih bisa melindungi ekosistem dan demokrasi. Kita masih bisa memilih masa depan yang berbeda.








